Kali ini RancupidTravel ngadain Trip bareng Overland flores dan Sailing komodo. Trip Overland flores dan Sailing Komodo selama 7D6N ini menjadikan pengalaman yang tak terlupakan. Keseruan Perjalanan dan keindahan tempat wisata yang kita kunjungi membuat kita benar-benar menikmati moment pada saat itu. Pulau Flores termasuk dalam provinsi Nusa Tenggara Timur dan memiliki beberap wisata yang sudah diakui dunia bahkan salah satunya termasuk 7 wonders of the world.

Hari pertama tiba dibandara Labuan Bajo jam 10 pagi waktu disana. Itenerary pertama landed kita langsung menuju ke Wae rebo. Perjalanan dari bandara Labuan bajo ke Wae rebo lumayan memakan waktu sekitar 4-5 jam. Diawal kita uda siapin transport, hotel dan akomodasi lainnya selama di Flores dan Sailing Komodo nanti.

Wae Rebo

        

Wae Rebo, sebuah kampung tradisional yang terletak di dusun terpencil tepatnya di Kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang begitu terkenal dengan sebutan kampung di atas awan.  Wae Rebo dinyatakan UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia pada Agustus 2012 menyisihkan 42 negara lain. Makanya kamu harus nyobain sendiri kesini.

Sekitar jam 4 Sore kita sudah sampai di desa Denge. Desa denge merupakan start miting point bagi yang mau ke Wae rebo. Oya usahakan tiba didesa denge sebelum jam 6 sore ya karena setelah jam 6 sore atau kalau sedang berkabut dilarang untuk mendaki ke Wae rebo. Bagi yang belum pernah kesana, mungkin bisa pakai jasa guide sekalian porter. Treking ke Wae rebo sangat membutuhkan tenaga dan kondisi badan yang fit, apalagi ketika musim hujan jalanan lebih licin dari biasanya. Lama rentang waktu Treking Wae rebo ini juga bervariasi tergantung kondisi fisik kita dan medan jalannya, Ada yang hanya 2 jam tapi ada juga yang butuh lebih lama dari itu.

Sambil menikmati suasana desa Wae rebo, kamu bisa ngobrol sama penduduk Wae rebo nya, Penduduknya ramah dan sangat terbuka. Kegiatan mereka disana biasa memanen dan mengolah kopi. Sambil ngobrol juga kamu boleh foto-foto sepuasanya. Sesampainya di Wae rebo nanti akan disambut dengan upacara adat setempat. Selama di Wae rebo kita wajib mengikuti aturan adat disana. oya ada aturan disini kalau kamu boleh foto-foto setelah acara adat berlangsung karena harus minta ijin dulu. Upacara adat yang diadakan itu bermaksud sebagai ritual wajib untuk pendatang sehingga pendatang (wisatawan) nantinya dapat diakui sebagai penduduk Wae rebo juga.

Selama di Wae rebo kita akan diberikan pengalaman yang luar biasa dan tak terlupakan.  Salah satu rumah di Wae rebo (Mbaru Niang) dijadikan penginapan untuk wisatawan yang datang. Jadi selama disana nanti kamu akan ngerasain gimana jadi penduduk Wae rebo sejatinya.

Malam hari kamu bisa menikmati langit yang terang karena bintang, oya yang mau cari milkyway disini spot yang paling bagus bahkan sudah terkenal di komunitas fotografi. Selagi disana kamu juga bisa menyeruput kopi khas Wae rebo. Ketika disana nanti kamu bisa melihat banyak tanaman kopi yang siap dipanen. Setelah bermalam diWae rebo besoknya kembali ke desa denge dan melanjutkan destinasi selanjutnya.

 

Selamat menikmatimati Wae rebo yaa…

Indonesia memiliki bermacam Suku dan Budaya yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, disetiap derah pasti memiliki khas Budaya masing-masing. Kali ini Qatu akan membahas 5 Festival Budaya yang diselenggarakan pada bulan Juli ini part 2. Apa saja? mari kita lihat dibawah ini

 

  1. Tomohon International Flower Festival (Sulawesi Utara, 7-12 Agustus)

    source : triprus
    Tomohon International Flower Festival merupakan Parade bunga yang menampilkan kendaraan hias yang didekorasi menggunakan bunga khas Kota Tomohon dan daerah lainnya, ditampilkan dalam berbagai bentuk dan variasi sesuai karakteristik masing – masing peserta. Kendaraan hias akan dinilai oleh tim pakar independen yang memiliki kompetisi dibidang florikultura.Parade bunga yangmenampilkan kendaraan hias yang didekorasi menggunakan bunga khas Kota Tomohon dan daerah lainnya

     

  2. Festival Sandeq Race 2019 (Sulawesi Barat, 7-13 Agustus)

    source : festival indonesia.id
    Festival Sandeq Race 2019 merupakan event budaya bahari sulawesi barat yang sering dilaksanakan setiap tahunnya. Sandeq Race adalah lomba perahu layar tradisional suku Mandar secara marathon yang start dari Kabupaten Polewali Mandardan finish di Kebupaten Mamuju. Denganmelalui beberapa etape dan lomba segitiga, dimana di setiap etape diisi beberapa rangkaian kegiatan didarat (teras sandeq).

     

  3. Jakarta Fashion and Food Festival (Jakarta, 8 Agst-8 Sept)

    source : tigapilarnews
    Jakarta Fashion & Food Festival merupakan event tahunan yang menampilkan ragam kekayaan budaya Indonesia khususnya di bidang fashion & kuliner yang dikemas dalam rangkaian acara yang menarik. Event ini juga telah diselenggarakan sebanyak 15 kali terhitung dari tahun 2004 event ini diselenggarakan.
  4. Pasa Harau Art & Culture Festival 2019 ( Sumatera Barat, 9-11 Agustus)

    source : triptrus
    Pasa Harau Art & Culture Festival 2019 adalah festival tahunan yang diselenggarakan di Lembah Harau, Nagari Harau, Kabupaten Limapuluh Kota Sumatera Barat. Festival ini menyajikan berbagai macam seni pertunjukan tradisi dan kontemporer, hidangan kuliner khas nagari Harau seperti Kopi Kawa Daun, Pucuak Kopi dan atraksi budaya lainnya. Program Jelajah Harau dalam Pasa Harau Art & Culture Festival merupakan program yang disiapkan khusus untuk para traveler yang berkunjung ke Pasa Harau.

Indonesia memiliki bermacam Suku dan Budaya yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, disetiap derah pasti memiliki khas Budaya masing-masing. Kali ini Qatu akan membahas 5 Festival Budaya yang diselenggarakan pada bulan Juli ini part 2. Apa saja? mari kita lihat dibawah ini

 

  1. Polewali Mandar International Folk & Art Festival (Sulawesi Barat, 1 – 6 Agustus)

    source: detik
    Event pertukaran Budaya dan kesenian tradisional antar bangsa, yang menghadirkan tidak hanya seni budaya dari indonesia, tetapi juga beberapa negara di dunia
  2. Dieng Culture Festival (Dieng, 2-4 Agustus)

    Dieng Culture Festival merupakan acara tahunan khas Dataran Tinggi Dieng yang menampilkan berbagai kesenian dan budaya dengan inti acara pemotongan rambut gimbal anak-anak Dieng. Keunikan ritual ini ialah pemotongan rambut dilaksanakan atas permintaan anak dan harus memenuhi permintaan anak yang akan diruwat. Event yang selalu menyedot ribuan pengunjung ini juga dimeriahkan dengan acara jazz di atas awan, pestalampion dan kembang api , festival film ,dll.
  3. Buleleng Festival (Bali, 2-6 Agustus)

    source : Genpi
    Pesona Nusa Dua Fiesta Pesona Nusa Dua Fiesta merupakan festival tahunan terbesar yang diselenggarakan di Pulau Peninsula Nusa Dua dengan tema yang berbeda dan menarik setiap tahunnya. Memadukan gemerlapnya pariwisata kelas bintang lima dan budaya nasional yang dibarengi dengan rangkaian pagelaran seni, kuliner, pertunjukan musik, dan berbagai informasi potensi daerah.
  4. Festival Morotai (Maluku Utara, 4-5 Agustus)

    source : lentera inspiratif
    Festival Morotai menyajikan sejumlah kegiatan; Parade Budaya dalam Bahari Pulau Morotai, Pekan Seni Morotai (lombafotografi, lomba kerajinan tangan), Pekan Olimpiade Motorai (lomba dayung).
  5. Festival Lembah Baliem (Papua, 7-10 Agustus) 

    source : bbc

    Festival Lembah Baliem Awalnya Merupakan acara perang antarsuku Dani, Lani, dan Suku Yali sebagai lambang kesuburan dan kesejahteraan. Sebuah festival yang menjadi ajang adu kekuatan antarsuku dan telah berlangsung turun temuran namun tentunya aman untuk dinikmati.

 

 

 

 

Indonesia memiliki bermacam Suku dan Budaya yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, disetiap derah pasti memiliki khas Budaya masing-masing. Kali ini Qatu akan membahas 4 Festival Budaya yang diselenggarakan pada bulan Juli ini part akhir. Apa saja? mari kita lihat dibawah ini

1. Festival Pulo Dua (Sulawesi Tengah, 27-29 Juli)

Paradiso
Kegiatan yang diselenggarakan pada festival pulo dua adalah lomba mancing hebat, foto underwater, selfie, fashion show tenun nambo, dan berenang.

2. Festival Cisadane (Banten, 27 Juli – 3 Agutus)

bisniswisata.co.id
Kegiatan ini sudah berlangsung sejak 1993. Festival ini menampilkan beragam kebudayaan yang ada di Tangerang dengan berbagai macam kesenian dan hiburan. Tidak hanya itu Festival Cisadane jugamenampilkan stand bazar murah dari UKMsekitar Tangerang. Festival Cisadanebertujuan untuk mempromosikankebudayaan yang ada di Tangerang sekaligus untuk memberdayakan ekonomi masyarakat dan hiburan rakyat.

3. Banyuwangi Ethno Carnival (Banyuwangi, 27 Juli)

detiktravel.com

Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) merupakan karnaval etnik kontemporer dengan tema lokal yang mengangkat tradisi masyarakat using Banyuwangi. Tujuan utama BEC untuk menjembatani antara modernitas dengan seni budaya lokal khas Banyuwangi yang dikemas dalam karnaval bertaraf internasional. Para karnaval mengenakan kostum yang menampilkan dan memberikan nuansa dengan menonjolkan warna-warni yang menarik dengan desain yang indah. Karnaval disepanjang jalan protokol kota Banyuwangi ini, mampu menyedot antusias ribuan penonton tidak hanya dari Banyuwangi, bahkan warga dari luar Banyuwangi dan wisatawan mancanegara menyempatkan untuk hadir menjadi saksi perhelatan karnaval spektakuler tersebut. Multiplayer efek yang ditimbulkan juga luar biasa besar. BEC mampu menjadi pemicu munculnya kegiatan ekonomi kreatif dikalangan masyarakat.

4. Jember Fashion Carnaval ( Jember, 30 Juli – 4 Agustus)

okezone news
Jember Fashion Carnaval (JFC) merupakan event tahunan berskala internasional yang spektakuler dengan konsep Fashion on the street. Kostum yang ditampilkan merupakan trend fashion dunia hasilkreatifitas anak muda yang didesain dengan tematertentu yang selalu berbeda setiap tahunnya. Rangkaian acara JFC meliputi JFC Kids, WACI (Wonderfull Archipelago Indonesia) dan Grand Carnaval. yang ditampilkan lebih dari 3 KM, disepanjang jalanan kota Jember yang masuk dalam peta kota karnaval dunia. Acara yang dirintis Dynand Fariz, seorang seniman sekaligus inspirator munculnya gelombang karnaval di berbagai kota di Indonesia.

 

Indonesia memiliki bermacam Suku dan Budaya yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, disetiap derah pasti memiliki khas Budaya masing-masing. Kali ini Qatu akan membahas 5 Festival Budaya yang diselenggarakan pada bulan Juli ini part 2. Apa saja? mari kita lihat dibawah ini

1. Tanah Lot Arts Festival (Bali, 20 Juli)

source: trip trus
Festival ini merupakan perbaduan dari unsur kesenian, kebudayaan, serta kuliner yang di padu menjadi sebuah inovasi tersendiri untuk sebuah event. Dimana di harapkan pagelaran Tanah Lot Art Festival ini diharapkan menjadi daya tarik tersendiri terhadap wisatawan baik itu lokal maupun mancanegara.

2. Toboali City on Fire Sesi 4 (Bangka Belitung, 25-28 Juli)

source : babel review
Toboali City On Fire Sesi 4 digagas untuk memberikan wajah baru bagi Pariwisata Kabupaten Bangka Selatan, dengan tujuanmengobarkan semangat berapi-api untuk membangkitkan sektor Pariwisata dan Budaya. Berupaya mengajak masyarakat untuk lebih peduli dengan alam, budayanya dan tidak hanya mengandalkan Timah sebagai basis utama perekonomian. Terdiri atas 16 rangkaian acara bertema Budaya, Olahraga, Tradisi, Kompetisi juga Carnival yang diselenggarakan selama 4 hari.

3. ART JOG (D.I.Yogyakarta, 25 Juli-25 Agutus)

source : furnizing
ART JOG adalah kegiatan seni rupa yang diselenggarakan setiap tahun guna menampung potensi baru sekaligus menghadirkan cakrawala seni melalui masterpiece para maestro dipanggung yang sama.

4. Solo Batik Carnival (Jawa Tengah, 26-28 Juli)

source : soloevent
Citra kota solo sebagai salah satu kota wisata dan kota budaya di indonesia tak lepas dari salah satu peninggalan budaya leluhur yaitu batik. Menurut historikal kulturalnya, batik solo menjadi salah satu akar pertumbuhan tradisi batik nusantara. Potensi batik yg sangat luar biasa dapat dipresentasikan serta divisualisasikan dalam beberapa hal, di antaranya melalui solo batik carnival. Solo batik carnival pertama kali diselenggarakan pada tahun 2008 yg diprakarsai solo center point dan pemerintah kota solo.

5. Festival Pesona Bunaken (Sulawesi Utara, 26-29 Juli)

source : lampungpro
Festival Pesona Bunaken merupakan pelestarian sumber daya alam bawah laut, seni budaya di Pulau Bunaken sehingga dapat memberikan jaminan kberlangsungan pariwisata setempat yang pada akhirnya akan meningkatkan kunjungan wisatawan yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Gempa bumi bisa terjadi kapan saja, terlebih bagi kita yang tinggal di Negara yang termasuk dalam ring of fire atau cincin api. Untuk itu, kita harus mempersiapkan berbagai hal supaya bisa meminimalkan resiko dan dampak gempa bumi, serta tetap dapat bertahan hidup ketika bencana alam tersebut terjadi.  Jadi, apa saja yang harus kita lakukan? Nih Qatu kasih tipsnya

 

  1. Jika berada di dalam ruangan

    Pexels.com/emre can
    Ketika berada di dalam ruangan dan tidak sempat untuk menyelamatkan diri keluar, kamu harus melindungi kepala dan badan dari reruntuhan yang mungkin jatuh. Kamu bisa berlindung dibawah meja yang dirasa kokoh dan hindari berada di sebelah benda-benda yang mungkin menimpamu.
  2. Jika berada diluar ruangan

    pixabay.com
    Jika berada di luar ruangan, berlarilah ke area dengan tanah yang lapang untuk menghndari bangunan yang si sekitar yang mungkin roboh seperti gedung dan tiang listrik. Perhatikan pula tempat kamu berpijak, hindari dan menjauhlah dari rekahan tanah.
  3. Jika di Kendaraan

    pixabay.com

    Menepi dan turunlah dari kendaraan yang kamu bawa saat itu juga. Kamu perlu menjauh dari kendaraan untuk menghindari rekahan tanah atau bahkan kebakaran yang terjadi. Tinggalkan dahulu kendaraan tersebut dan selamatkan dirimu.
  4. Jika Berada di pantai

    pixabay.com
    Apabila gempa terasa di pantai, ada kemungkinan lain yang dapat terjadi yaitu gelombang terjadi. Beberapa gempa yang terjadi di laut dapat berpotensi tsunami. Untuk itu, jauhi bibir pantai dan lari ke tempat lebih tinggi, menghindari terjadinya gelombang tsunami. Pantau selalu himbauan dan informasi dari pemerintah untuk mengetahui potensi gempa bumi yang terjadi.
  5. Jika berada di Pegunungan

    pexels.com/archie binamira
    Hal yang dapat kamu lakukan ketika terjadi gempa bumi jika berada di gunung adalah dengan menjauhi tebing yang dapat terjadi longsor. Perhatikan juga keadaan sekitar dan pijakan, jauhi retakan tanah. Selalu jaga kekompakan tim dan usahakan jangan terpisah satu sama lain dengan teman seperjalanan.

Nah itu saja tips dari Qatu jika menghadapi gempa bumi disaat kamu sedang traveling. jangan lupa, jika gempa telah selesai kabarkan keluarga atau saudara bahwa kamu baik-baik saja yaa. Stay Safe Guys! 

Karnaval Batik Solo

Siapa yang ga kenal solo guys..pasti pada tau kan urakarta atau nama lainnya solo, kota ini merupakan kota wisata yang asik buat dikunjungi. Solo memiliki potensi wisata yang cukup banyak, destinasi wisata yang kental dengan sejarah dan budaya serta kuliner yang enak menjadi daya tarik tersendiri bagi yang berkunjung ke kota ini.

Solo sudah sangat dikenal sebagai salah satu daerah penghasil batik terbesar di Indonesia. Tradisi pembuatan batik masyarakat kota ini berlangsung sejak berabad-abad yang lalu. Berbagai motif pun dihasilkan dan dikembangkan oleh para perajin batik di sini.  Beberapa sentra atau komunitas batik pun tumbuh di kota ini. Oleh karena itu untuk melestarikan dan menjaga budaya batik ini  Solo mengadakan acara karnaval tiap tahunnya, salah satunya yang dikenal dengan Karnaval Batik Solo. Solo Batik Carnival (SBC) atau disebut Karnaval Batik Solo adalah sebuah acara tahunan yang diadakan oleh pemerintah Kota Surakarta atau Solo sejak Juni tahun 2008 dengan menggunakan batik sebagai bahan utama pembuatan kostum. Para peserta Karnaval Batik Solo akan membuat kostum karnaval dengan tema-tema yang sudah di tentukan.

Karnaval Batik Solo merupakan parade kebudayaan terutama busana yang terbuat atau menggunakan unsur batik di jalan. Parade ini diadakan di jalan utama Kota Solo, Para peserta akan mengenakan kostumnya sendiri dan berjalan seperti salah satunya di Jalan Slamet Riyadi. Nantinya kalian bisa menikmati keindahan kreasi busana yang ditampilkan para peserta parade. Karnaval Batik Solo ini gratis kok kamu tinggal berdiri aja dispeanjang jalan slamet riyadi ini. Kamu akan menikmati parade ini karena para peserta parade berjalan lenggak-lenggok sambil memamerkan busana kreasi masing-masing. Batik yang bagi sebagian orang dianggap kaku dan ketinggalan zaman pun pada saat itu terlihat modern, penuh warna, dan terlihat sangat menarik

Daya Tarik Kota Solo

Selain nonton Karnaval Batik Solonya, solo juga memiliki banyak tempat wisata loh seperti curug grojogan sewu, candi cetho, kebun the kemuning,  taman semar, sumber air sapta tirta dan pasar maming tawangmamu dll. Nah selain tempat wisata kamu juga bisa sambil hunting makanan khas solo kayak solo selat solo, timlo, sate buntel, tengkleng, brambang asem dll. Jadi selama di solo kamu ga akan bosen deh dan kamu ga akan bingung karena tempat wisatanya  gampang dicari dan aksesnya juga sudah bagus,  kulinernya juga sangat enak. Selamat mencoba ya..

Oiya mari kita sama-sama menjaga kelestarian budaya khususnya batik Indonesia, karena sudah menjadi salah satu warisan budaya yang sudah diakui dunia, selain menyaksikan Karnaval Batik Solo kamu juga bisa sambil belajar mengenal batik solo.

Tanggal SBC : 26 – 28 Juli 2019

Tempat : Stadion Sriwedari Benteng Vastenburg dan sepanjang jalan utama kota solo

Kedatangan “tamu” spesial tiap bulan jadi sesuatu yang gak bisa dihindari para wanita. Susahnya, kalau siklus menstruasi justru bertepatan dengan agenda liburan yang sudah direncanakan jauh-jauh hari.

Jangan bete pada kegiatan liburan yang berkesan. Kamu masih bisa menerapkan 5 tips di bawah ini supaya liburan tetap nyaman.

 

  1. Gunakan Bawahan Berwarna Gelap

    pexels.com

    Sebagai wanita pasti khawatir jika siklus datang bulan sedang deras-derasnya. Oleh karena itu alangkah baiknya menggunakan bawahan berwarna gelap. Seandainya tiba-tiba bocor, noda darah akan lebih samar dan kamu gak kesusahan untuk menutupinya.
  2. Banyak minum air putih

    pexels.com/daria

    Karena tubuh sedang mengeluarkan banyak darah, alangkah baiknya kamu lebih banyak mengonsumsi air putih agar tidak lemas.

  3. Pola makan

    pexels.com/kaboompict

    Selama datang bulan, tubuh kita banyak mengeluarkan banyak darah. oleh sebab itu kita harus mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi lebih tinggi untuk menghindari lemas disaat traveling. Kamu bisa mengonsumsi sayuran hijau, daging dan buah-buahan


  4. Pilih celana dalam yang lebih menyerap keringat

    Pexels.com/public domain

    Saat kamu datang bulan, kulit jadi lebih sensitif. Jika celana dalam sulit menyerap keringat, dikhawatirkan daerah
    kewanitaan cenderung lembab dan bikin kulit sekitarnya malah iritasi. Selain itu, pilih celana dalam yang ukurannya pas. Pembalut bisa bergeser kalau ukuran celana yang kamu kenakan terlalu longgar. Sedangkan, ukuran terlalu kecil akan menghambat keluarnya darah maupun kenyamananmu saat bergerak.


    Nah, sudah siap untuk traveling kemana ladies? 

Indonesia memiliki bermacam Suku dan Budaya yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, disetiap derah pasti memiliki khas Budaya masing-masing. Kali ini Qatu akan membahas 5 Festival Budaya yang diselenggarakan pada bulan Juli ini. Apa saja? mari kita lihat dibawah ini

 

  1. Festival 1001 Kuda Sandelwood dan Tenun Ikat, NTT (5-12 Juli)

    source : kompas Travel
    Bagi masyarakat Sumba, kuda sandelwood menjadi lambang jati diri dan identitas budaya. Kuda Sandelwood selalu menemani orang Sumba dari momen kelahiran hingga kematian. Kuda Sandelwood selalu ada dalam setiap nafas orang Sumba.
  2. Festival Babukung, Kalimantan Tengah (17 Juli)

    source : Okezone
    Babukung adalah sejenis tarian ritual adat kematian Suku Dayak Tomun di Lamandau, Kalimantan Tengah. Tarian ini menggunakan topeng dengan karakter hewan tertentu yang disebut Luha, sedangkan para penari disebut Bukung. Bukung-bukung ini datang dari desa tetangga atau kelompok masyarakat dengan tujuan menghibur keluarga yang berduka sambil menyerahkan bantuan. Melihat keunikan dan keeksotisan Babukung, Pemerintah Kabupaten Lamandau mengangkatnya menjadi salah satu agenda rutin festival budaya bernama Festival Babukung. Festival Babukung sudah digelar sejak tahun 2014.
  3. Festival Bumi Raflesia, Bengkulu (18-22 Juli)

    source : herry tjiang
    Dilatarbelakangi oleh potensi wisata alam, fenomena alam yang unik dan tersebar pada kawasan konservasi hutan hujan tropis dengan keanekaragaman sumberdaya hayati antara lain, bunga terbesar di dunia yakni Rafflesia Arnoldi. Festival Bumi Rafflesia 2019 menyajikan berbagai kegiatan yang bisa dinikmati wisatawan yaitu pergelaran seni budaya, Etnic Fashion Carnaval, Pesta Kuliner Khas Bengkulu, Pesta Kopi Khas Bengkulu, Pameran Pariwisata Sejarah dan Budaya, Lomba Lukis, Atraksi Dhol.Festival Bumi Rafflesia ditahun ini juga diikuti dengan serangkaian event lainnya seperti: Pentas Seni Budaya Lokal, Pentas Seni Budaya Mancanegara (5 negara peserta), Workshop ke Sekolah dan Sanggar, Street Pergormance, Cross Culture, Plant Tree, Visit Culture & Tourism yang dikonsep dalam tema besar “Bengkulu Internasional Folk Festival (BIFAF)”
  4. Toraja International Festival, Sulawesi Selatan (19-21 Juli)

    source : google
    Memperkenalkan keindahan dataran tinggi suci Toraja di Provinsi Sulawesi Selatan, Toraja Internasional Festival (TIF) 2019 kembali digelar. Seperti biasa, Festival Toraja ini juga akan disorot dengan atraksi tradisional yang unik dan sakral seperti Pompang, Manganda, Manimbong, Madandan, Pagelu, dan Tomina.Festival ini juga akan menampilkan kesenian tradisional menarik lainnya dari bagian Indonesia seperti Tari Api Pepe-Pepe dari Gowa, Sulawesi Selatan dan Tari Dayak Hudoq dari Kalimantan Timur.
  5. Mizan Al Sufi, Jawa Barat (20 Juli)

    source : kemenpar

    Festival Musik dan Pertunjukan yang diselenggarakan di Pesantren Al Mizan Majalengka telah berlangsung satu dekade. Dimulai dari tradisi musik Ki Buyut yang digunakan untuk berdakwah bagi iman yang terbuka, kini menjadi festival keberagaman yang aktif dan unik.Menghadirkan berbagai aliran musik sufi, ditampilkan pula ekspresi seni dari lintas iman yang memperkaya ekspresi religius berbagai tradisi

Lebih rileks dan bahagia menjadi harapan setiap orang yang liburan. Ada yang memilih merencanakan dengan matang, banyak pula yang memilih pergi dengan dadakan. Tujuannya pun berbeda-beda, meski sama-sama ingin melepas penat keseharian.

Namun ada beberapa kesalahan selama traveling yang membuat kita kadang merasa menyesal ketika pulang kembali ke rumah. Apa saja? mari kita simak penjelasan dari Qatu !

  1. Jangan terlalu banyak beli oleh-oleh

    pexels.com/rawpixels
    Terkadang teman-teman terdekat selalu saja meminta dibawakan oleh-oleh ketika kita sedang berpergian keluar kota. Boleh saja kita belikan, tapi kita tetap harus bilang tidak jika oleh-oleh yang diminta terlalu banyak. Selain menambah budget liburan kita, sekarang bagasi berbayar cukup mahal kan.
  2. Bawa pakaian secukupnya

    pexels.com/rawpixels
    Sebelum berpergian pasti mikirin baju apa saja yang akan dipakai selama liburan, semuanya dimasukin ke dalam tas atau koper. eh taunya sampai sana baju yang diperlukan cukup sedikit tapi kita bawa terlalu banyak. Sudah buat penuh isi tas atau koper, tidak dipakai pula. Makanya, alangkah baiknya persiapkan hal sekecil mungkin ketika mau liburan, seperti baju apa saja yang mau dipakai. Kan kalo berlebihan, jadi berat. ga enak kan?
  3. Hitung budget liburan mu

    pexels.com/rawpixels
    Gak mau dong ketika liburan eh tiba-tiba pengeluaran kamu membengkak? atau tidak malah kamu kekurangan budget. Niat hati ingin liburan, eh tapi malah sengsara karena kekurangan uang. Pikirkan kembali budget kamu selama liburan, boleh lebih asal jangan sampai membengkak yaa
  4. Jangan minim informasi

    pexels.com/rawpixels
    Ketika kita akan berlibur ke suatu daerah, pastikan sebelum keberangkatan kita mencari informasi apa saja yang ada di daerah tersebut, jangan sampai pas kita sudah sampai kita kurang informasi dan bingung sendiri. Jangan malu juga ya untuk bertanya ke orang sekitar jika kamu masih minim iformasi daerah yang dikunjungi.
  5. Tentukan destinasi yang tepat

    pexels.com/rawpixels
    karena banyak list destinasi wisata yang kita buat kita jadi terburu-buru dengan waktu yang ada, sehingga kita tidak bisa menikmati destinasi dengan nyaman. alangkah baiknya kita membuat daftar destinasi yang akan kita tuju dengan benar dan jika ada destinasi yang belum kita tuju sebelumnya, kita bisa kembali dilain kesempatan.

    Ada tambahan? share di kolom komentar ya!