Memang sih, ketika kita memulai suatu kegiatan untuk pertama kalinya pasti bikin grogi bahkan bingung harus berbuat apa. iya gaksih? Nah sama pula dengan pergi ke Luar Negeri. kali ini Qatu akan menyampaikan beberapa tips untuk kamu yang ingin pertama kali ke Luar Negeri

  1. Terlalu Banyak Bawa Barang


    source
    Nah, biasanya nih kalo pertama kali kamu pergi Keluar Negeri pasti bingung baju apa saja yang harus dibawa. malah yang ada penuh-penuhin koper saja. Hal ini bakal bikin kamu repot sendiri, karena banyak benda yang ujung-ujungnya tak terpakai. lagi pula kan sekarang harga bagasi pesawat cukup mahal loh

     

  2. Tidak Mau Berbaur Dengan Penduduk


    source
    Salah satu  manfaat traveling ke tempat asing adalah kamu bisa memandang dunia lebih luas, karena banyak bertemu dengan orang maupun hal-hal baru. Sama seperti liburan ke luar negeri, manfaatkan waktu untuk berbaur dengan warga lokal.

  3. Tidak Menyiapkan Obat Pribadi


    source
    obat-obatan pribadi pun wajib kamu bawa, terutama jika kamu punya salah satu penyakit tertentu. ga enak kan lagi asik-asik liburan terus direpotin harus cari apotek ketika penyakit kamu kambuh

  4. Riset Tempat


    source
    Waktu datang ke negeri orang, salah satu hal yang wajib banget dilakukan adalah riset. Berbeda daerah, pasti beda pula budaya dan kebijakannya. Kamu mesti tahu apa saja larangan, peraturan, dan kebiasaan yang mereka punya di sana

nah segitu aja tips dari Qatu, masih banyak sih tips-tips dari Qatu untuk kamu yang ingin liburan ke Luar Negeri. tapi nanti dulu yaa sabar

Walaupun masih ada di negara sendiri, liburan ke luar kota juga perlu banyak pertimbangan. Kamu perlu menyusun berbagai rencana baik dari persiapan ataupun keberangkatan agar tidak ada masalah sedikit pun.

Berikut ini ada beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan sebelum liburan ke luar kota, jangan sampai lupa dan keselamatan tetap yang utama, ya!

 

  1. Bawa Barang Secukupnya


    Source

    Jangan sampai membawa banyak perlengkapan tidak berguna yang bisa merepotkan kamu ketika tiba di tempat tujuan. Cobalah untuk mempersiapkan jauh-jauh hari dan mulai berkemas tentang perlengkapan yang akan dibawa. Jangan sampai ada barang penting yang ketinggalan karena dampaknya bisa sangat buruk pada liburan kamu ke depannya.

  2. Tentukan Destinasi


    source
    Sebelum berpergian alangkah baiknya menentukan destinasi apa saja yang akan dituju. Jika kamu tidak mengatur rencana sebelum liburan ke luar kota, tentu kamu akan kebingungan setelah sampai di sana. Jika kamu baru mencari di tempat tujuan, waktu akan terbuang sia-sia dan liburan kamu tidak berjalan sesuai yang diharapkan.

  3. Biaya Selama Liburan


    source
    selain tentukan destinasi, tentukan juga biaya kamu selama liburan. Jangan sampai kamu membawa sedikit uang yang akan menyusahkan kamu, apalagi kamu liburan di tempat terkenal yang banyak tempat wisatanya. Siapkanlah sedikit uang lebih untuk menunjang liburan kamu agar lebih baik dan sesuai dengan rencana.

  4. Tempat Penginapan


    source
    Ketika kamu liburan ke luar kota, tentu penginapan juga menjadi hal yang sangat penting untuk dipertimbangkan. Jangan sampai kamu salah dalam memilih tempat menginap, carilah yang benar-benar nyaman dan dekat dengan spot liburan kamu.

     

sudah siap semuanya? ayok jalan bersama Rancupid Travel

Saat liburan, baik itu bepergian jalan kaki, naik motor, maupun mobil, pastinya kamu ingin untuk selalu aman kamu harus waspada dengan tindak kejahatan seperti jambret yang mungkin mengintai. Supaya terhindar dari jambret, ada tips yang bisa dicoba nih dari Qatu. Apa saja? yuk kita simak.

  1. Jangan Pakai Perhiasan Berlebihan

    Usahakan saat liburan, hindari pakai perhiasan yang mencolok, terlebih untuk para traveler wanita. Pakailah secukupnya saja, jangan berlebihan. Pilihlah aksesoris yang biasa namun tetap stylish.

  2. Bawa Uang Tunai Secukupnya

    Uang tunai memang menjadi andalan untuk dipakai saat traveling di mana saja. Agar lebih aman, bawalah uang tunai secukupnya saja untuk kebutuhan sehari-hari. Maksimalkan penggunaan kartu debit maupun kartu kredit di dalam dompet kecil dan masukkan dalam kantong.

  3. Tetap Waspada

    Bersikaplah santai, sebisa mungkin jangan sering keluarkan ponsel sambil jalan kaki. Apalagi sampai benar-benar sibuk dengan ponsel sampai kurang waspada dengan lingkungan sekitar. Simpanlah ponsel di tas maupun kantong. Jika benar-benar diperlukan, lebih baik menepi sejenak di tempat yang dirasa aman untuk main ponsel.

  4. Pilih Tas Yang Tepat

    pilihlah tas yang tidak terlalu besar untuk dibawa ke mana-mana. Bisa tas ransel maupun tas selempang. Kenakan tas tersebut di sisi depan badan agar mudah dilindungi.

Indonesia memiliki bermacam Suku dan Budaya yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, disetiap derah pasti memiliki khas Budaya masing-masing. Kali ini Qatu akan membahas 5 Festival Budaya yang diselenggarakan pada bulan November ini part 1. Apa saja? mari kita lihat dibawah ini

 

  1. Festival Mahakam (Kaltim, 1-3 November)


    source

    Festival Mahakam adalah event akbar tahunan dikota Samarinda yang dimulai sejak tahun 1999. Acara ini berlangsung setiap akhir pekan di minggu pertama pada bulan November setiap tahunnya. Tujuan dilaksanakannya event ini untuk mempromosikan Sungai Mahakam dan kota Samarinda serta menjadikan Festival Mahakam sebagai event yang wajib dikunjungi setiap tahunnya.

     

  2. Tour de Singkarak (Sumbar, 2-10 November)

    Source

    Tour de Singkarak adalah kejuaraan balap sepeda resmi dari Persatuan Balap Sepeda Internasional (Union Cycliste International) yang diselenggarakan setiap tahun di Sumatera Barat. Kejuaraan yang pertama kali diselenggarakan pada tahun 2009 ini merupakan balapan jalan raya jarak jauh yang umumnya diadakan sekitar bulan April hingga September. Kejuaraan ini telah menjalin kerjasama dengan Amaury Sport Organisation yang menjadi penyelenggara Tour de France di Perancis. Sesuai dengan namanya, Singkarak yang merupakan danau terbesar di Sumatera Barat menjadi bagian dari jalur lintasan Tour de Singkarak.

     

  3. Festival Bahari Kepri (Kepulauan Riau, 5-10 November)

    Source

    Event tahunan yang diselenggarakan oleh pemerintah provinsi Kepri dalam rangka ulang tahun Provinsi yang diisi oleh berbagai kegiatan dan perlombaan dengan peserta dari berbagai negara, malam hiburan rakyat, dll

     

  4. Festival Bekudo Bono (Riau, 10-15 November)

    source

    Festival Bekudo Bono Event olahraga surfing yang berbasiskan budaya dengan menggabungkan olahraga surfing modern dan surfing tradisional yang dilakukan diatas gelombang sungai yang cukup unik dan baru hanya ditemukan di Provinsi Riau yang dinamakan Gelombang Bono

     

  5. Wakatobi Wave 2019 (Sulteng, 11-13 November)

    source

    Festival ini akan menghadirkan berbagai atraksi budaya bahari dari pulau-pulau di sekitar Wakatobi yaitu Wanci, Kaledupa, Tomia dan Binongko

 

 

Tana Toraja juga menjadi salah satu destinasi wisata di Indonesia yang namanya sudah populer bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Hal ini karena Toraja memiliki budaya yang unik, dan pemandangan alam yang cantik nan mempesona. Perjalanan darat yang bisa menempuh hingga 9 jam akan terbayar lunas dengan pemandangan dan budaya yang ada di Tana Toraja. Mau tau destinasi apa saja? yuk cek informasi dari Qatu dulu

  1. Londa Tana Toraja

    Di tempat ini terdapat tebing batu yang didalamnya terdapat goa yang digunakan sebagai tempat pemakaman. Karena itu jangan heran jika di dalam goa banyak peti jenazah, tengkorak dang tulang belulang manusia.

  2. Baby Grave

    View this post on Instagram

    Semua jiwa yang masih suci. Masih layak untuk reinkarnasi. . . . Baby Grave. Loc. Kambira. Toraja. Sulawesi Selatan. . . . Hanya bayi yang meninggal dan belum tumbuh gigi yang dikuburkan di sini, tepatnya di dalam sebatang pohon Tarra. Bayi yang belum memiliki gigi dianggap masih suci. Sementara dipilihnya pohon Tarra sebagai kuburan bayi karena jenis pohon ini memiliki banyak getah yang dianggap sebagai pengganti air susu ibu. Dengan menguburkan bayi di dalam pohon Tarra seolah mengembalikan bayi tersebut ke dalam rahim ibunya. Terselip harapan, bahwa dengan mengembalikan bayi ke rahim ibunya akan menyelamatkan bayi-bayi yang lahir kemudian. Jenazah bayi diletakkan dalam posisi berdiri dengan anggapan bayi juga akan tumbuh di dalam pohon. . . . #LK_photografi #exploretoraja #instatoraja #babygrave #visit_toraja #visit_indonesia #visit_sulsel #toraja_trip #pajokka_toraja #toraja_id #repostindonesia #pesonaindonesia #indoexplore #instalike #likeforlikes #likeforfollow #like4like #like4follow #jjs_toraja #pejalansulawesi #geosulsel #geonusantara #nationalgeographic

    A post shared by @ lukmanzyah_id on

    Di Toraja ada pohon yang digunakan sebagai tempat penguburan bayi, pohon itu bernama taraa’. bayi yang meninggal dan ingin dimakamkan di pohon taraa’ ini syaratnya adalah berusia dibawah 6 bulan, belum tumbuh gigi, belum bisa jalan dan masih menyusui.

  3. Kampung Lolai

    Kampung Lolai terletak di Kecamatan Kapapitu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Lolai mendapat julukan sebagai ‘Negeri Di Atas Awan’, karena terletak sekitar 1.300km di atas permukaan laut. Di tempat ini kamu bisa menikmati pemandangan yang begitu indah ditutupi dengan hamparan awan.

  4.  Buntu Burake

    View this post on Instagram

    DESTINASI WAJIB DIKUNJUNGI DI TANA TORAJA. 📍BUNTU BURAKE, MAKALE – TANA TORAJA – SULAWESI SELATAN. . Biaya Untuk Menikmati jembatan kaca dan naik patung Rp.50.000/org. – Cat. – Durasi untuk jembatan kaca 10 menit. – Durasi untuk naik patung 20 menit. #toraja #buntuburake #ayoketoraja #djispark #pesonaindonesia #instanusantara #jelajahindonesia #backpackerindonesia #exploreindonesia #wonderfulindonesia #torajaadventure #visitsulsel Reposted from @akbar_babeto ______________________________________________ follow juga @toraya_maballoo untuk update informasi budaya dan destinasi wisata yang ada di toraja! #torayamaballo #burake #toraja #pesonaindonesia #sulawesiselatan #exploreindonesia #toraya #torajatripadventure #torajaadventure #likeforfollow #likeforlikes #likeforlike #adventure #budayaindonesia #lfl #fff #lff #wonderfulindonesia #visitsulsel

    A post shared by Toraya Maballo (@toraya_maballoo) on

    Destinasi wisata yang satu ini bisa dibilang merupakan destinasi wisata religi yang ada di Tana Toraja. Karena di atas bukit Buntu Burake ini, terdapat patung Yesus setinggi 40 meter. Mirip dengan patung yang ada di kota Rio De Janeiro, Brasil.

Nah itu Destinasi yang ada di Tana Toraja, sebenarnya masih banyak lagi destinasi-destinasi favorit yang ada di Tana Toraja. Jika kamu penasaran dengan Tana Toraja ayok liburan bersama Rancupid Travel, kita menyediakan paket Explore Toraja 3D2N dan 4D3N

Liburan adalah hal yang sangat dinantikan bagi semua orang, terutama jika liburannya bersama teman-teman atau keluarga tercinta. Tapi saat sedang asiknya liburan terkadang kita kepikiran hal-hal yang seharusnya diselesaikan sebelum berangkat liburan. Daripada liburan tidak nyaman, yuk kita selesaikan 5 hal ini sebelum berangkat liburan. Apa saja?

  1. Matikan listrik dan kompor


    Source Pexels
    Hal yang paling penting yang harus dilakukan sebelum berangkat liburan adalah periksa apakah aliran arus listrik dan gas masih mengalir atau tidak. tidak sedikit kasus kebakaran rumah karena ditinggal liburan pemiliknya.

  2. Pamit ke tetangga atau satpam rumah


    Source Pexels
    Sebelum berpergian lama jangan lupa untuk lapor kepada tetangga atau satpam komplek jangan sampai mereka tidak tahu kita pergi dan rumah kosong begitu saja. kita lapor bertujuan jika terjadi apa-apa mereka bisa sigap bertindak dan melaporkan ke kita.

  3. Titipkan hewan peliharaan


    Source Pexels
    Jika kamu punya hewan peliharaan di rumah dan berencana akan berpergian jauh, jangan lupa untuk titip hewan peliharaan ke petshop. Karena jika kita tinggalkan begitu saja, kasihan peliharaan kita kalo tidak diberi makan dengan teratur. Jangan sampai perjalan liburan kita tidak tenang karena memikirkan hewan peliharaan di rumah.

  4. Cek kembali kunci rumah


    Source Pexels
    Rumah adalah hal terpenting yang harus kita jaga selama liburan, sebelum pemberangkatan jangan lupa untuk cek kembali pintu apa saja yang sudah dikunci. jangan sampai karena kelalaian kita, rumah kita dimasuki pencuri.

  5. Bereskan cucian


    Source Pexels
    Pulang liburan itu capek, jangan sampai setelah pulang liburan cucian kita di rumah malah semakin menumpuk. Sebaiknya sebelum berangkat liburan, bersihkan dahulu baju-baju yang kotor yaa.

 

Yuk kita selesaikan tugas-tugas tersebut, supaya ketika kita liburan menjadi tenang dan kita bisa menikmati liburannya dengan puas. Mari liburan bersama Rancupid Travel 

Negeri di atas awan biasanya merupakan bahasa populer di kalangan ‘anak gunung’ atau pendaki. Mungkin hal pertama yang terlintas di benakmu adalah puncak gunung, atau tempat tinggi lain yang medannya sulit dicapai. Namun, kamu tidak perlu khawatir sebab keindahan sunrise atau sunset dapat kamu temukan di spot tertentu yang mudah untuk dijangkau. Qatu akan memberi rekomendasi destinasi wisata negeri di atas awan yang harus kamu kunjungi. Apa saja? Yuk kita simak uraiannya berikut ini!

1. Toraja

Negeri di atas awan milik Indonesia yang akan membuat kita terkesima adalah Kampung Lolai, kampung yang terletak di Rantepao, Sulawesi Selatan ini menyimpan alam yang luar biasa. Perjalanan darat selama 12 jam dari kota Makasar yang cukup melelahkan akan terbayar dengan keindahan alam Kampung Lolai. Berada di ketinggian 1.300 mdpl, kamu bisa menyaksikan hamparan awan yang bisa membuatmu seolah-olah berada di atas awan. Spot wisata yang bisa kamu kunjungi ketika ke Kampung Lolai yaitu To’Tombi, Tongkonan Lempe, dan Pongtorra.

 

2. Bandung

Gunung Putri yang berada di kawasan Bandung, Jawa Barat ini memiliki pemandangan indah berupa kabut yang menyelimutinya. Gunung yang memiliki ketinggian sekitar 1.587 mdpl ini dapat ditempuh hanya dalam waktu sekitar 30 menit berjalan kaki. Tempat ini cocok bagi kamu yang ingin menikmati negeri di atas awan, tapi tidak terlalu menguras banyak tenaga. Spot in cukup mudah kamu temukan, letaknya hanya sekitar 15 menit dari Jalan Raya Tangkuban Perahu.

 

3. Cemoro Lawang

View this post on Instagram

my beautiful Indonesia #wonderfulindonesia ––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––– my gear : ▸ nikon Z7 @nikonindonesia ▸ nikkor 70-200 F2.8 #nikonindonesia ▸ tripod T64C @fotopro.usa ▸ filters @hny_indonesia #hny_indonesia ––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––– #instanusantara #geonusantara #yukmulaimotret #jaw_dropping_shots #awesome_earthpix #igworldglobal #beautifuldestinations #longexposure_shots #ig_myshot #allbeauty_addiction #indonesia_photography #wonderful_places #hubs_united #big_shotz #igersmood #photooftheday #theworldshotz #discoverglobe #travelphotography #bahterazar #global_hotshotz #ig_today #thebest_capture #naturegramy #exceptional_pictures #earthpix #superhubs

A post shared by mont (@bahterazar) on

Cemoro Lawang merupakan desa yang terletak di pintu masuk kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Dengan ketinggian 2.220 mdpl, kamu bisa merasakan udara dingin dan kabut tipis yang menyelimuti kawasan ini, terlebih ketika pagi hari. Kamu bisa menikmati momen matahari terbit di sini dengan pemandangan Gunung Bromo, Gunung Batok, serta hamparan lautan pasir nan indah.

 

4. Dieng

Siapa yang tidak mengenal Dieng? Tempat yang berada di Wonosobo, Jawa Tengah ini salah satu surga bagi penikmat udara sejuk dan kabut. Untuk sampai di Dieng, kamu memerlukan waktu sekitar satu jam Wonosobo melewati jalan yang menanjak. Di kawasan Dieng, kamu bisa menikmati  sunrise atau pun sunset di beberapa spot yang memukau keindahannya. Pesona Dieng ini bisa kamu nikmati di Bukit Sikunir, Candi Arjuna, Batu Ratapan Angin, serta Petak 9. Hal penting yang harus kamu tahu apabila tidak ingin ketinggalan momen terbaik sunrise yaitu pastikan kamu sudah ada di salah satu spot tersebut sebelum matahari mulai tampak, biasanya sekitar pukul 5 pagi.

 

5. Kawah Ijen

Siapkan jaket dan baju hangatmu apabila ingin berburu sunrise di Kawah Ijen. Hal yang perlu kamu siapkan sebelum menuju ke Kawah Ijen yaitu fisik serta masker, sebab terdapat gas yang muncul dari kawah. Kawah Ijen yang terletak di antara kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso memiliki Blue Fire atau fenomena api biru yang hanya terdapat 2 di dunia. Selain Blue fire serta danau kawah ijen yang mempesona, kamu juga bisa menikmati sunrise yang tak kalah cantik dengan spot lain di Indonesia. Wajib kamu kunjungi apabila kamu berada di daerah Banyuwangi atau Wonosobo.

 

Itulah 5 destinasi negeri di atas awan yang wajib kamu kunjungi. Selain untuk menikmati sunrise atau sunset, kamu juga bisa sekaligus menikmati udara dingin serta mengenal tempat-tempat terbaik di Indonesia.

Indonesia memiliki bermacam Suku dan Budaya yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, disetiap derah pasti memiliki khas Budaya masing-masing. Kali ini Qatu akan membahas 5 Festival Budaya yang diselenggarakan pada bulan Juli ini part 2. Apa saja? mari kita lihat dibawah ini

 

  1. Tomohon International Flower Festival (Sulawesi Utara, 7-12 Agustus)

    source : triprus
    Tomohon International Flower Festival merupakan Parade bunga yang menampilkan kendaraan hias yang didekorasi menggunakan bunga khas Kota Tomohon dan daerah lainnya, ditampilkan dalam berbagai bentuk dan variasi sesuai karakteristik masing – masing peserta. Kendaraan hias akan dinilai oleh tim pakar independen yang memiliki kompetisi dibidang florikultura.Parade bunga yangmenampilkan kendaraan hias yang didekorasi menggunakan bunga khas Kota Tomohon dan daerah lainnya

     

  2. Festival Sandeq Race 2019 (Sulawesi Barat, 7-13 Agustus)

    source : festival indonesia.id
    Festival Sandeq Race 2019 merupakan event budaya bahari sulawesi barat yang sering dilaksanakan setiap tahunnya. Sandeq Race adalah lomba perahu layar tradisional suku Mandar secara marathon yang start dari Kabupaten Polewali Mandardan finish di Kebupaten Mamuju. Denganmelalui beberapa etape dan lomba segitiga, dimana di setiap etape diisi beberapa rangkaian kegiatan didarat (teras sandeq).

     

  3. Jakarta Fashion and Food Festival (Jakarta, 8 Agst-8 Sept)

    source : tigapilarnews
    Jakarta Fashion & Food Festival merupakan event tahunan yang menampilkan ragam kekayaan budaya Indonesia khususnya di bidang fashion & kuliner yang dikemas dalam rangkaian acara yang menarik. Event ini juga telah diselenggarakan sebanyak 15 kali terhitung dari tahun 2004 event ini diselenggarakan.
  4. Pasa Harau Art & Culture Festival 2019 ( Sumatera Barat, 9-11 Agustus)

    source : triptrus
    Pasa Harau Art & Culture Festival 2019 adalah festival tahunan yang diselenggarakan di Lembah Harau, Nagari Harau, Kabupaten Limapuluh Kota Sumatera Barat. Festival ini menyajikan berbagai macam seni pertunjukan tradisi dan kontemporer, hidangan kuliner khas nagari Harau seperti Kopi Kawa Daun, Pucuak Kopi dan atraksi budaya lainnya. Program Jelajah Harau dalam Pasa Harau Art & Culture Festival merupakan program yang disiapkan khusus untuk para traveler yang berkunjung ke Pasa Harau.

Indonesia memiliki bermacam Suku dan Budaya yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, disetiap derah pasti memiliki khas Budaya masing-masing. Kali ini Qatu akan membahas 4 Festival Budaya yang diselenggarakan pada bulan Juli ini part akhir. Apa saja? mari kita lihat dibawah ini

1. Festival Pulo Dua (Sulawesi Tengah, 27-29 Juli)

Paradiso
Kegiatan yang diselenggarakan pada festival pulo dua adalah lomba mancing hebat, foto underwater, selfie, fashion show tenun nambo, dan berenang.

2. Festival Cisadane (Banten, 27 Juli – 3 Agutus)

bisniswisata.co.id
Kegiatan ini sudah berlangsung sejak 1993. Festival ini menampilkan beragam kebudayaan yang ada di Tangerang dengan berbagai macam kesenian dan hiburan. Tidak hanya itu Festival Cisadane jugamenampilkan stand bazar murah dari UKMsekitar Tangerang. Festival Cisadanebertujuan untuk mempromosikankebudayaan yang ada di Tangerang sekaligus untuk memberdayakan ekonomi masyarakat dan hiburan rakyat.

3. Banyuwangi Ethno Carnival (Banyuwangi, 27 Juli)

detiktravel.com

Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) merupakan karnaval etnik kontemporer dengan tema lokal yang mengangkat tradisi masyarakat using Banyuwangi. Tujuan utama BEC untuk menjembatani antara modernitas dengan seni budaya lokal khas Banyuwangi yang dikemas dalam karnaval bertaraf internasional. Para karnaval mengenakan kostum yang menampilkan dan memberikan nuansa dengan menonjolkan warna-warni yang menarik dengan desain yang indah. Karnaval disepanjang jalan protokol kota Banyuwangi ini, mampu menyedot antusias ribuan penonton tidak hanya dari Banyuwangi, bahkan warga dari luar Banyuwangi dan wisatawan mancanegara menyempatkan untuk hadir menjadi saksi perhelatan karnaval spektakuler tersebut. Multiplayer efek yang ditimbulkan juga luar biasa besar. BEC mampu menjadi pemicu munculnya kegiatan ekonomi kreatif dikalangan masyarakat.

4. Jember Fashion Carnaval ( Jember, 30 Juli – 4 Agustus)

okezone news
Jember Fashion Carnaval (JFC) merupakan event tahunan berskala internasional yang spektakuler dengan konsep Fashion on the street. Kostum yang ditampilkan merupakan trend fashion dunia hasilkreatifitas anak muda yang didesain dengan tematertentu yang selalu berbeda setiap tahunnya. Rangkaian acara JFC meliputi JFC Kids, WACI (Wonderfull Archipelago Indonesia) dan Grand Carnaval. yang ditampilkan lebih dari 3 KM, disepanjang jalanan kota Jember yang masuk dalam peta kota karnaval dunia. Acara yang dirintis Dynand Fariz, seorang seniman sekaligus inspirator munculnya gelombang karnaval di berbagai kota di Indonesia.

 

Indonesia memiliki bermacam Suku dan Budaya yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, disetiap derah pasti memiliki khas Budaya masing-masing. Kali ini Qatu akan membahas 5 Festival Budaya yang diselenggarakan pada bulan Juli ini. Apa saja? mari kita lihat dibawah ini

 

  1. Festival 1001 Kuda Sandelwood dan Tenun Ikat, NTT (5-12 Juli)

    source : kompas Travel
    Bagi masyarakat Sumba, kuda sandelwood menjadi lambang jati diri dan identitas budaya. Kuda Sandelwood selalu menemani orang Sumba dari momen kelahiran hingga kematian. Kuda Sandelwood selalu ada dalam setiap nafas orang Sumba.
  2. Festival Babukung, Kalimantan Tengah (17 Juli)

    source : Okezone
    Babukung adalah sejenis tarian ritual adat kematian Suku Dayak Tomun di Lamandau, Kalimantan Tengah. Tarian ini menggunakan topeng dengan karakter hewan tertentu yang disebut Luha, sedangkan para penari disebut Bukung. Bukung-bukung ini datang dari desa tetangga atau kelompok masyarakat dengan tujuan menghibur keluarga yang berduka sambil menyerahkan bantuan. Melihat keunikan dan keeksotisan Babukung, Pemerintah Kabupaten Lamandau mengangkatnya menjadi salah satu agenda rutin festival budaya bernama Festival Babukung. Festival Babukung sudah digelar sejak tahun 2014.
  3. Festival Bumi Raflesia, Bengkulu (18-22 Juli)

    source : herry tjiang
    Dilatarbelakangi oleh potensi wisata alam, fenomena alam yang unik dan tersebar pada kawasan konservasi hutan hujan tropis dengan keanekaragaman sumberdaya hayati antara lain, bunga terbesar di dunia yakni Rafflesia Arnoldi. Festival Bumi Rafflesia 2019 menyajikan berbagai kegiatan yang bisa dinikmati wisatawan yaitu pergelaran seni budaya, Etnic Fashion Carnaval, Pesta Kuliner Khas Bengkulu, Pesta Kopi Khas Bengkulu, Pameran Pariwisata Sejarah dan Budaya, Lomba Lukis, Atraksi Dhol.Festival Bumi Rafflesia ditahun ini juga diikuti dengan serangkaian event lainnya seperti: Pentas Seni Budaya Lokal, Pentas Seni Budaya Mancanegara (5 negara peserta), Workshop ke Sekolah dan Sanggar, Street Pergormance, Cross Culture, Plant Tree, Visit Culture & Tourism yang dikonsep dalam tema besar “Bengkulu Internasional Folk Festival (BIFAF)”
  4. Toraja International Festival, Sulawesi Selatan (19-21 Juli)

    source : google
    Memperkenalkan keindahan dataran tinggi suci Toraja di Provinsi Sulawesi Selatan, Toraja Internasional Festival (TIF) 2019 kembali digelar. Seperti biasa, Festival Toraja ini juga akan disorot dengan atraksi tradisional yang unik dan sakral seperti Pompang, Manganda, Manimbong, Madandan, Pagelu, dan Tomina.Festival ini juga akan menampilkan kesenian tradisional menarik lainnya dari bagian Indonesia seperti Tari Api Pepe-Pepe dari Gowa, Sulawesi Selatan dan Tari Dayak Hudoq dari Kalimantan Timur.
  5. Mizan Al Sufi, Jawa Barat (20 Juli)

    source : kemenpar

    Festival Musik dan Pertunjukan yang diselenggarakan di Pesantren Al Mizan Majalengka telah berlangsung satu dekade. Dimulai dari tradisi musik Ki Buyut yang digunakan untuk berdakwah bagi iman yang terbuka, kini menjadi festival keberagaman yang aktif dan unik.Menghadirkan berbagai aliran musik sufi, ditampilkan pula ekspresi seni dari lintas iman yang memperkaya ekspresi religius berbagai tradisi